Tebarkan Bahagia untuk Yatim Dhuafa

Senin, 24 Agustus 2020

Sedari belia mereka sudah ditinggal oleh kedua orang tuanya, mereka sudah menjadi yatim dan piatu semenjak kecil. Nando dan Ayu adalah sebagian kecil kisah yatim dhuafa yang kemudian bisa terangkat dan diketahui, mereka tak pernah merasakan bagaimana rasanya pelukan hangat Ibu ataupun melihat senyuman ayah. Kadang kala mereka pun harus ikut berjuang dengan orang yang mengurus dan merawat mereka, dikarenakan keadaan mereka pun sulit.

Oleh karenanya, melihat keadaan tersebut maka LAZ Harapan Dhuafa mengajak orang-orang baik yang mau peduli pada nasib anak-anak yatim piatu dhuafa, untuk menebarkan kebahagian bagi mereka, melalui program santunan adik-adik yatim. Sebagai penyemangat dan pemantik motivasi serta harapan bagi mereka, bahwa masih banyak orang baik yang amat peduli dan menyayangi mereka. Seseorang yang sangat sayang sekaligus menyantuni anak yatim akan masuk kedalam golongan orang dengan iman dan taqwa oleh Allah SWT.

“Dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” [Al Baqarah: 177].

Nando (11) bercita-cita menjadi seorang hafidz quran, saat teman-teman sebayanya sibuk dengan bermain, Nando lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mempelajari Al-Quran serta mengaji, hal itu ia lakukan karena ia ingin menjadi anak yang soleh, yang kelak bisa memberikan mahkota di surga untuk kedua orang tuanya.

Tak berbeda jauh dengan Nando, Ayu yang kini menjadi yatim dan putus sekolah sudah hampir 2 tahun dikarenakan faktor biaya, ia pun berjuang bersama nenek dan kakeknya untuk menghidupi kehidupan sehari-hari. Dulunya Ayu sangat ingin dan bercita-cita menjadi guru, namun semua itu harus kandas kala ia menjadi seorang yatim, karena Ibunya pun tak bisa berbuat banyak, terlebih saat keadaan krisis pandemi seperti ini, yang membuat keadaan semakin sulit.

Setiap orang yang memberikan perhatian dan berbuat baik kepada anak-anak yatim sekalipun sebesar zarrah akan mendapatkan pahala yang besar.

"Dan jika ada kebijakan sebesar zarrah niscaya Allah akan melipatgandakan dan memberikan dari sisiNya pahala yang besar." (An-Nisaa:40).